Tampilkan postingan dengan label Alutsista Negara Sahabat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alutsista Negara Sahabat. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Oktober 2011

Pesawat tak Berawak Bisa Diam di Udara Selama 4 Hari


1 November 2011, Sacramento (PRLM): Penerbangan perdana pesawat tak berawak revolusioner yang dapat tinggal di udara selama empat hari di ketinggian 65.000 kaki, kini tinggal beberapa hari lagi.

Phantom Eye, yang dibuat oleh divisi rahasia Boeing Phantom Works, berbahan bakar hidrogen dan dirancang untuk melaksanakan misi pengawasan dan pengintaian di ketinggian.

Penerbangan perdananya akan berlangsung di Edwards Air Force Base di California dan diperkirakan berlangsung antara empat dan delapan jam.

Teknologi pesawat tanpa awak yang sedang dikembangkan oleh Phantom Works ini, suatu saat akan memicu pertempuran udara antara pesawat tak berawak.

"Phantom Eye adalah yang pertama dari jenisnya dan bisa membuka pasar baru dalam pengumpulan data dan komunikasi," kata Darryl Davis, presiden Boeing Phantom Works, seperti dikutip laman Daily Mail, Senin (31/10).

"Sistem propulsi hidrogen akan menjadi kunci keberhasilan Phantom Eye. Hal ini sangat efisien dan menawarkan bahan bakar yang lebih ekonomis, dan produk sampingnya hanya air," tambahnya.

Sumber: PRLM

Kamis, 15 September 2011

Serbia Promosi Senjata ke Indonesia

Soko J-22 Orao hasil kerjasama perusahaan Serbia Soko dan Avioane Craiova dari Rumania. (Foto: Republic of Serbia MoD)

15 September 2011, Jakarta (KOMPAS): Republik Serbia mempromosikan industri pertahanan mereka ke Indonesia, Kamis (15/9/2011) di Kementerian Pertahanan.

Menteri Pertahanan Serbia, Dragan Sutanovac, menjelaskan, pihaknya memiliki industri pertahananan sejak tahun 1950-an yang memproduksi beragam jenis senjata.

"Kami juga memiliki keahlian dalam pembuatan amunisi, kedokteran militer, dan fasilitas pelatihan," kata Dragan.

Dragan juga menawarkan beasiswa untuk siswa perwira TNI belajar di Serbia. Saat ini, siswa dari Jerman, China, dan Rusia belajar di Serbia.

Wakil Presiden Direktur Yugo Impor (produsen senjata Serbia) memberi paparan produk senjata Serbia dari tank tempur utama (main battle tank), rudal alas, pesawat jet latih tempur, hingga peluncur roket multi-tabung.

Sumber: KOMPAS